Wednesday, December 20, 2006

Violence on Road

Kemarin pulang dari kantor, ditinggal sama teman2 sejawat ke luar kota...
Rasanya sendirian lagi... Puff...

Btw,, gw ada sedikit cerita seru,
gimana ngga gw nonton smackdown live show on road.
Ceritanya yah pas gw pulang kantor kemarin.
Naik Metromini 506, tanpa sangka, tanpa duga.
Naiklah seorang pengamen, tanpa bawa alat musik, hanya bermodal suara
Kembali tanpa sangka, tanpa duga,
lagu yang didendangkan ternyata lagu rap
(gw pikir lagi baca puisi,,, ternyata lagi nge-rap)
Yup,,, Rapper Jalanan...


Sayang... Posisi gw kala itu dibelakang, jadi ga terlalu jelas dia nge-rap-in apa...
Hanya sayup-sayup terdengar dy nge-rap dalam bahasa Inggris...
Gw coba perhatikan kata-katanya... Ada beberapa kata dalam bahasa Inggris yang agak kasar terdengar...
Terus gw pikir "Huh,,, Sudahlah... deru mesin dan suara klakson bikin gw ga bisa jelas dengerin dy nge-rap"

Lama gw perhatiin jalanan yang rada macet...

"Buk..." terdengar suara pukulan dari depan gw langsung lihat ke sumber suara itu,
pas bangget scene yang gw lihat pas si pelaku narik tangannya setelah mukul wajah korbannya.
Ternyata si Street Rapper itu mukul salah satu penumpang cowo' yang sedang bersama cewe'nya.
Gila gw pikir, itu orang main pukul aj...
ini siapa yang salah... The Street Rapper kah? or si cowo' itu?
Ga lama setelah itu, si pelaku bilang ke korban "Lo kalo' ga suka diem aja dong"
Kata si korban "Emang gw ngomong apa,,, gw cuma' bilang (ke cewe'na) 'Ga tau tuh bahasa apa' "

-----------------------------
Pertanyaan gw cuma' satu ke semua orang yang waktu itu berada di TKP (termasuk saya)

"Dimana nurani?"

----------------------------

4 comments:

  1. Hajar beh :P
    knapa bisa gitu? selanjutnya gimana?

    ReplyDelete
  2. Emang menurut luw siapa yang salah? Yah kalo yang kayak gitu sih harus ada di tempat kejadian, baru mungkin "nurani" yang tadi luw cari bisa bicara sendiri, beberapa detik setelah kejadian. Apa yang ada di dalam hati pertama kali itu adalah yang paling benar, ....atau paling enggak paling jujur.

    Mungkin tu cowok yang salah. Cowok dengan ceweknya, pemandangan yang lazim di atas bus kota, dan mereka bakal merasa kalo gak cuma itu bus doank yang milik mereka, tapi seluruh dunia. And tu cowok pasti bakal sok keren ngejawab pertanyaan blo'on dari ceweknya yang kayaknya gak bisa milah-milah kata-kata dengan bahasa universal itu, entah karena dia gak pernah liat Eminem nge-rap, atau kata-kata yang ada di kosakata otak-nya dia ya cuma kata-kata cowoknya doank yang kayak angin surga.

    Padahal itu cukup surprising ketemu pengamen yang nge-rap, karena pengamen sekarang kayak selalu punya tali merah aja, lagunya sama semua. Mungkin dia cuma mau beda, atau memang dia seniman jalanan.

    Kayaknya kalo gw ada di sana, gw juga bakal timpuk tu cowok. Mungkin bagi gw, dia dan cewe blo'on-nya aja yang salah. Maybe gw salah, maybe juga gw bener. Yah....mungkin tu pengamen juga salah, maen tonjok aja. Tapi di dunia yang sekarang dikuasai sama emosi, kayaknya itu lumrah deh....

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. babeh kudu jadi suparman dulu biar bisa hajar tuh rapper jalanan ama cowok yg bokinan :D

    ReplyDelete